POLEWALI MANDAR – Ratusan emak-emak di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mulai memadati pusat perbelanjaan demi berburu diskon baju Lebaran. Suasana riuh menyelimuti sejumlah toko pakaian saat warga saling berebut mendapatkan koleksi terbaru dengan harga miring menjelang hari raya Idul Fitri.
Para pedagang sengaja menawarkan promo besar-besaran untuk menarik minat pembeli sejak pagi hari. Oleh karena itu, antrean panjang segera terlihat di depan pintu masuk gerai hingga memenuhi lorong-lorong pakaian wanita dan anak-anak.
Antusiasme Tinggi Menyambut Hari Kemenangan
Warga mengaku rela berdesakan karena khawatir kehabisan stok model pakaian yang sedang tren tahun ini. Selain itu, selisih harga yang cukup signifikan menjadi alasan utama mengapa mereka memilih berbelanja lebih awal sebelum puncak arus mudik tiba.
Pihak keamanan toko terus berjaga secara ketat guna mengatur alur pengunjung agar tetap kondusif. Sebab, keramaian yang membludak berpotensi menimbulkan gangguan kenyamanan bagi para pembeli lainnya dan warga Polman sendiri. Berikut rincian tren belanjanya:
Baca juga:Kesbangpol Sulbar Perkuat Koordinasi Cegah ATHG

| Kategori Pakaian | Tingkat Diskon | Status Stok |
| Gamis Wanita | 30% – 50% | Menipis (Populer) |
| Baju Koko | Buy 1 Get 1 | Tersedia Banyak |
| Pakaian Anak | Up to 70% | Sangat Cepat Habis |
| Aksesori Lebaran | Flat Price | Melimpah |
Strategi Pedagang Menghadapi Lonjakan Pembeli
Selanjutnya, pemilik toko telah menambah jumlah personel pelayan guna mempercepat proses transaksi di kasir. Langkah ini sangat efektif untuk mengurangi penumpukan massa yang ingin segera membawa pulang belanjaan mereka.
Beberapa gerai bahkan memberikan jam operasional tambahan hingga malam hari untuk mengakomodasi tingginya permintaan. Oleh sebab itu, perputaran ekonomi di sektor ritel Kabupaten Polman menunjukkan grafik yang sangat positif pada pekan ini.
Sebagai penutup, meskipun suasana sangat ramai, para pembeli tetap diimbau untuk menjaga barang bawaan masing-masing dengan waspada. Setelah itu, pemerintah daerah memprediksi bahwa puncak kunjungan ke pusat perbelanjaan akan terus meningkat hingga malam takbiran nanti.




