, ,

Ketua DPRD Polman Terima Aspirasi PMII, Janji Bentuk Satgas Tindaklanjuti Tuntutan

oleh -1119 Dilihat

Berita Polewali  — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), H. Andi Hasanuddin, menerima langsung aspirasi dari puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Polman. Pertemuan berlangsung di ruang rapat DPRD pada Jumat sore dengan suasana dialogis dan terbuka.

Ketua DPRD Polman Terima Aspirasi Mahasiswa PMII -
Ketua DPRD Polman Terima Aspirasi PMII, Janji Bentuk Satgas Tindaklanjuti Tuntutan

Dalam audiensi tersebut, PMII menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan pelayanan publik, penegakan aturan, hingga transparansi penggunaan anggaran daerah. Ketua DPRD Polman menyambut baik aspirasi tersebut dan berjanji akan menindaklanjuti dengan langkah konkret, salah satunya dengan membentuk satuan tugas (satgas) khusus.

Baca Juga : Aksi Demonstrasi di Indonesia: Sulsel Paling Banyak Korban Jiwa, Pemuda ini Menilai Mentri dan Wakil Menteri Asal Sulsel Gagal

Aspirasi yang Disampaikan PMII

Ketua Cabang PMII Polman, Rahmatullah, menjelaskan bahwa aspirasi yang mereka bawa mencakup tiga poin utama:

  1. Peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor pendidikan dan kesehatan.

  2. Penegakan aturan bagi pelaku usaha yang diduga merusak lingkungan.

  3. Transparansi pengelolaan anggaran daerah agar lebih berpihak kepada masyarakat kecil.

“Mahasiswa hadir bukan untuk mengkritik semata, tetapi ingin memastikan kebijakan pemerintah benar-benar menyentuh rakyat. Kami berharap DPRD tidak hanya menerima, tetapi juga mengawal hingga terealisasi,” tegas Rahmatullah.

Janji Ketua DPRD

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Polman menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti secara serius. Ia bahkan berjanji segera membentuk Satgas Khusus Aspirasi Mahasiswa yang beranggotakan perwakilan DPRD, pemuda, dan tokoh masyarakat.

“Satgas ini akan bekerja untuk memantau dan memastikan aspirasi mahasiswa benar-benar sampai kepada pihak eksekutif dan ditindaklanjuti dengan kebijakan. Kami tidak ingin hanya berhenti di meja dewan,” kata Hasanuddin.

Dialog Terbuka dan Kondusif

Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam ini berjalan tertib tanpa ada gesekan. Mahasiswa diberi ruang untuk menyampaikan pandangannya secara langsung, sementara pihak DPRD menanggapi dengan diskusi terbuka.

Sejumlah anggota dewan yang hadir juga memberikan masukan terkait langkah teknis yang bisa ditempuh, termasuk mengagendakan rapat kerja dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Apresiasi dari PMII

Setelah mendengar komitmen dari Ketua DPRD, perwakilan PMII menyampaikan apresiasinya. Namun mereka menekankan bahwa mahasiswa akan tetap mengawal proses ini hingga benar-benar terealisasi.

“Kami menghargai komitmen Ketua DPRD, tapi ini baru langkah awal. PMII akan terus memantau, karena suara rakyat tidak boleh berhenti di ruang rapat,” ungkap Rahmatullah.

Penutup

Pertemuan antara DPRD Polman dan PMII menunjukkan bahwa jalur dialogis masih menjadi cara terbaik dalam menyampaikan aspirasi rakyat. Komitmen Ketua DPRD untuk membentuk satgas diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kebijakan yang lebih transparan, adil, dan berpihak kepada masyarakat.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.